Kebutuhan akan sumber energi (protein, lemak, dan karbohidrat) makin meningkat selama stres yang semakin berat. Bila stres sangat berat sehingga tidak dapat makan, bahan bakar akan diambil dari sumber-sumber internal seperti otot, cadangan lemak dan jaringan lain. Cadangan karbohidrat akan digunakan dalam satu atau dua hari dan terjadi penghancuran otot.
Makanan yang mengandung karbohidrat terutama penting karena kalori yang dihasilkannya akan mencegah penggunaan protein sebagai sumber energi. sebaliknya, protein dapat digunakan untuk mempertahankan sistem kekebalan dan ukuran otot, mengatur keasaman darah dan memproduksi jutaan substansi yang dibutuhkan untuk mengatur proses tubuh.
Hindari makanan bergaram untuk mencegah peningkatan tekanan darah.
Contoh makanan bergaram (mengandum natrium):
* snack
* sup kalengan dan yang dikeringkan
* luncheon meat
* makanan yang lezat
* makanan yang asin dan asam
Konsumsilah vitamin B kompleks dalam jumlah cukup dan vitamin C bersama dengan kalsium, magnesium, seng, besi, vitamin A, dan vitamin E.
Bila intake diet di bawah 1500 kalori, mungkin diperlukan suplemen multimineral/vitamin. Konsumsilah cukup cairan, namun jangan terlalu banyak minuman ringan yang mengandung kafein dan alkohol. Batasi gula hingga jumlah minimal.
Makanlah makanan yang kaya vitamin C (jeruk, murbei, brokoli, tomat) setiap hari serta juga makanan kaya kalium (tomat, pisang, sayuran hijau, jeruk). Susu rendah lemak, yogurt dan keju dapat membentu mencegah kehilangan kalsium dari tulang.
Makan makanan secara teratur. Tambahkanlah makanan karbohidrat kompleks, buah-buahan dan sayuran pada setiap kali makan dengan sedikit makanan kaya protein. Waktu sedang stres bukanlah waktunya untuk menjalankan diet. Diet akan menambah beban stres metabolik pada tubuh dan dapat menyebabkan depresi. Gunakan waktu makan untuk relaksasi dan beristirahat agar penyerapan makanan berlangsung baik. Bila seseorang menyiapkan makanan bagi orang lain yang dalam keadaan stres, usahakan tatanan meja terlihat menarik dan makanan yang terhidang lezat.
Latihan fisik sebaiknya dimasukkan dalam kegiatan rutin walaupun kondisi alam perasaan seseorang tidak tertuju pada aktivitas fisik. berjalan-jalan pendek dapat menghidangkan ketegangan dan memperbaiki alam perasaan. Bila stres sangat berat sehingga nafsu makan tertekan, makan dapat menyebabkan mual dan muntah sehingga harus ditunggu sampai tenang.
Usaha untuk makan harus dilakukan setiap hari. Lebih mudah makan porsi kecil dan snack sepanjang hari daripada mencoba porsi besar.
Mengkaji Masalah Gizi Balita dengan Pendekatan Antropologis
16 tahun yang lalu


Tidak ada komentar:
Posting Komentar