Penilaian Status Gizi secara BiokimiaAda 2 yaitu:
1. Statistik Biochemical Test (cairan dan jaringan tubuh, seperti: darah, urin, rambut, kuku)
2. Fumetiral Biochemical Test (Fungsi kognitif, pengecapan, penglihatan)
Faktor yang mempengaruhi interpretasi hasil pemeriksaan biokimia:1. Pengaturan homeostasis
2. variasi jurnal
3. kontaminasi sampel
4. keadaan fisiologis
5. infeksi
6. status hormonal
7. latihan fisik
8. umur, jenis kelamin, dan etnik
9. akurasi dan presisi dari metode analisis
10. asupan makanan terakhir
11. hemolisis untuk serum
12. obat-obatan
13. keadaan penyakit
14. interaksi zat gizi
Mis: Fe dan seng sulit terserap. Jika keduanya masuk secara bersamaan dalam tubuh dan salah satunya dalam tubuh memiliki konsentrasi yang lebih tinggi maka yang paling tinggi konsentrasinya lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan yang konsentrasinya rendah. 15. Stres inflamasi
Terjadinya inflamasi maka akan mempengaruhi penyerapan zat gizi.16. Penurunan berat badan
17. prosedur pengambilan sampel dan pengumpulan sampel.
Terkait dengan desain penelitian.
18. Sensitifitas dan spesifisitas dari metode analisis.
Pemilihan Tes Laboratorium1. Presisi
2. Akurasi
3. sensitivitas analisis
4. spesifisitas analisis
5. nilai prediksi
6. validitas
7. tujuan analisis
Pemeriksaan Klinik (assesment clinic)dilakukan dengan melakukan penelusuran riwayat penyakit disertai dengan pemeriksaan fisik untuk mengetahui tanda-tanda fisik (oleh yang terlatih) dan gejala penyakit (berupa manifestasi penyakit yang dilaporkan pasien) yang berhubungan dengan malnutrisiTerbagi 2 yaitu:
1. riwayat medis/penyakit (medical history)
2. pemeriksaan fisik
1. Riwayat Penyakit (RP)
mencatat semua kejadian2 yang berhubungan dengan gejala yang timbul pada penderita beserta faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya penyakit.Catatan meliputi:
a. identitas penderita
b. lingkungan fisik dan sosial budaya yg berkaitan dengan timbulnya penyakit tsb (malnutrisi)
c. sejarah timbulnya gejala penyakit
Semua data dikumpulkan dengan cara wawancara pd penderita dan keluarganya, atau dg observasi langsung pada rumah dan lingkungan penderita. Lebih dianjurkan melakukan wawancara dengan mengajukan pertanyaan terbuka, misal: "apa yang anda rasakan saat bangkit dari tempat tidur?".
2. Pemeriksaan Fisik
pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui perubahan yang terjadi, yg diduga sbg akibat dr kekurangan gizi, yg dapat dilihat atau dirasakan pada jaringan.
- tanda fisik yang kemungkinan dua arah
- ketidakkonsistenan dari pemeriksa
- variasi yg berbeda dari tanda fisik
Cat:
Pengukuran Lingkar Kepala untuk penilaian status gizi diperuntukkan bagi individu yang masih mengalami pertumbuhan. Jadi, pengukuran lingkar kepala pada lansia tidak sesuai untuk menilai status gizinya.